Hormati Gurumu Jika Ingin meraih Keberhasilan

Hormati Gurumu Jika Ingin meraih Keberhasilan

 

NAWABAKTI.COM – Doa para guru mampu mengantarkan Khofifah Indar Parawansa menjadi Gubernur Jawa
Timur. Tidak hanya saat ini, tetapi doa tersebut juga pernah mengantarkannya menjadi pimpinan
komisi, dan menteri.
“Terima kasih kepada guru-guru saya semua. Dan sekarang pun saya mohon doa dari
semua, mohon pangestu agar dalam proses kepemimpinan menjadi Gubernur Jatim akan
memberikan anugerah, kemudahan, keselamatan, kesuksesan, keberkahan. Semoga amanah dalam
menjalankan semua ini,” ujar orang nomor satu di Jatim saat menghadiri Selametan di Yayasan
Khadijah Surabaya, Jumat (8/3/2019) siang.

Gubernur Khofifah pun meminta kepada para guru untuk mendoakan anak-anak yang
sedang menjalani USBN. Jangan pernah berhenti dan lelah mendoakan anak-anak.
“Doa yang sama tolong kita munajatkan kepada seluruh anak-anak kita, anak-anak Yayasan
Khadijah. Mudah-mudahan mereka semua bisa mengemban proses kepemimpinan kebangsaan,
proses kepemimpinan keumatan, proses kepemimpinan kemasyarakatan,” pintanya.
Ia menjelaskan, pihaknya bersama Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, Kepala OPD di
lingkungan Pemprov Jatim juga ikut mendoakan anak-anak yang sedang menjalani USBN. Secara
bersama-sama melakukan sahur dan sholat tahajud bersama sebagai bagian penguatan
mengantarkan anak-anak menjalani USBN.
“Kekuatan yang luar biasa, bahwa ketika kita mendapatkan mandat sebagai Gubernur Jawa
Timur. Saya ingin bahwa anak-anak dimanapun mereka sekolah, dari latar belakang keluarga
apapun, SMA/SMK/MA, tentu kita doakan bahwa USBN nilainya baik, tetapi mempunyai manfaat
barokah, dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyampaikan, pihaknya akan melakukan
proses pembahasan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Jatim di
DPRD Jatim. Jadi RPJMD 5 tahun ke depan Provinsi Jatim harus mendapatkan proses pembahasan
permusyawaratan dari DPRD Jatim dan Kemendagri.
“Baru kemudian kita bersama-sama melakukan uji publik, sehingga rencana pembangunan
di Jatim 5 tahun ke depan diharapkan sudah menampung seluruh pikiran strategis dari seluruh
stakeholder di Jatim, baru menjadi Perda,” pungkasnya. hms/rik

Monggo dikirim nang konco konco

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *