Sukses Gerakkan Ekonomi Jawa Timur, Kadin Pusat Beri Khofifah Penghargaan

Sukses Gerakkan Ekonomi Jawa Timur, Kadin Pusat Beri Khofifah Penghargaan

Bali, nawacita – Rapat Pimpinan Nasional KADIN Indonesia 2019 di Denpasar Jumat 29/11/2019, memberikan awards kepada para Gubernur dan para Corporation berprestasi. Salah satunya diberikan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Alhamdulillah, hasil penilaian Kadin secara Nasional, Gubernur Jatim mendapatkan KADIN Indonesia Awards 2019,” terang Asisten II Setdaprov Jatim DR. Ir Wahid Wahyudi yang mewakili Gubernur dalam Rapimnas Kadin, Bali (29-11/2019).

Wahid mengaku bangga dan langsung mengucapkan selamat kepada Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa. ”
InsyaAlloh dengan derap langkah CETTAR, peran Jatim akan semakin strategis untuk mewujudkan perekonomian Indonesia Maju dan Berkeadilan,” terangnya.

Menurut mantan Kepala Dinas Perhubungan ini, Penghargaan ini diberikan karena Gubernur Jatim dinilai proaktif melibatkan Kadin dalam upaya-upaya peningkatan kinerja sektor perindustrian dan perdagangan di Jatim. “Bahkan Pemprov Jatim memfasilitasi berdirinya KADIN INSTITUTE, dan sektor usaha lainnya,” terangnya.

Untuk dikerahui, Kinerja sektor Industri dan perdagangan di Jatim diantaranya dpt dilihat dari besarnya PDRB pd semester 1 tahun 2019 yg mencapai Rp. 2.189,78 Trilyun atau memberikan kontribusi kpd perekonomian nasional sebesar 14,76% dari PDB yg didominasi oleh sektor perindustrian dan perdagangan.

Sektor industri di Jatim pd semester 1 tahun 2019 tumbuh sebesar 7,55% melebihi pertumbuhan ekonomi Jatim yg mencapai 5,72%.

“Saat ini Jatim betul2 memposisikan diri sbg motor penggerak ekonomi nasional,” urai Wahid.

Pertumbuhan ekonomi Jatim pada Tahun 2018 sebesar 5,50% mengalami peningkatan pd semester 1 tahun 2019 menjadi 5,72%. Sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional mengalami penurunan dari tahun 2018 sebesar 5,17% menjadi 5,05% pd semester 1 tahun 2019.

“Kinerja Sektor perdagangan di Jatim pada semester 1 tahun 2019 juga sangat menggembirakan, yaitu mencapai surplus Rp. 21,94 Trilyun ditengah keterpurukan kinerja perdagangan nasional yg mengalami defisit Rp. 36,20 Trilyun,” pungkasnya. bdo

Monggo dikirim nang konco konco

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *